pertemuan lokakarya multi-budaya untuk neyen inFUSE Accelerator

Neyen meluncurkan inFUSE Accelerator untuk meningkatkan ekosistem pasar karbon di Asia Tenggara

inFUSE Accelerator adalah program terobosan yang berupaya membangun komunitas praktisi yang didedikasikan untuk mendukung organisasi dalam upaya mereka melakukan dekarbonisasi dan berpartisipasi aktif dalam Pasar Karbon.

Jakarta, Indonesia - 2 September 2024 - Neyen dengan bangga mengumumkan peluncuran inFUSE Accelerator, sebuah inisiatif inovatif yang bertujuan untuk mengembangkan ekosistem pasar karbon yang kuat di seluruh Asia Tenggara. Program ini bertujuan untuk membangun komunitas praktisi yang berdedikasi untuk mendukung organisasi dalam upaya mereka melakukan dekarbonisasi dan berpartisipasi secara aktif dalam Pasar Karbon.

inFUSE Accelerator menyatukan para ahli pasar karbon internasional tingkat atas, spesialis lokal, dan mitra utama untuk membantu organisasi dalam menavigasi skema Nilai Ekonomi Karbon domestik yang sedang berkembang di berbagai negara Asia Tenggara dan memanfaatkan peluang untuk menarik pendanaan karbon. Dengan memberdayakan bisnis untuk menavigasi program Nilai Ekonomi Karbon yang teregulasi, menarik pendanaan karbon, dan menjadi mitra tepercaya bagi klien internasional, inFUSE bertujuan untuk memberikan dampak yang signifikan terhadap upaya keberlanjutan di kawasan ini.

Komponen-komponen utama dari inFUSE Accelerator meliputi:

  • Lokakarya pengembangan kapasitas mingguan secara langsung: Sesi praktik langsung yang dirancang untuk membekali para profesional dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk berkembang di pasar karbon dan skema-skema Nilai Ekonomi Karbon yang sedang berkembang.
  • Pengembangan komunitas online: Sebuah platform untuk pembelajaran, kolaborasi, dan berbagi pengetahuan yang berkelanjutan di antara para peserta dan pakar.
  • Kemitraan lokal: Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di tingkat regional untuk menumbuhkan lingkungan yang mendukung pertumbuhan pasar karbon.
  • Program-program penjangkauan universitas: Melibatkan para pemimpin dan inovator masa depan dalam bidang keberlanjutan.
inFUSE Accelerator memulai perjalanannya di Indonesia dengan menyelenggarakan lokakarya perdananya pada tanggal 12 Agustus 2024, bekerja sama dengan Indonesia Carbon Trading Association (IDCTA). Setelah membangun kehadiran yang kuat di Indonesia, program ini akan diperluas ke pasar Asia Tenggara lainnya, termasuk Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.
"Ini adalah langkah penting untuk membangun masa depan yang berkelanjutan di Asia Tenggara," ujar Miguel Rescalvo, Managing Partner di Neyen. "Kami berkomitmen untuk memberdayakan organisasi-organisasi di kawasan ini agar tidak hanya memenuhi target pengurangan emisi mereka, tetapi juga menjadi yang terdepan dalam Pasar Karbon global."

Tentang Neyen

Neyen adalah penasihat internasional terkemuka yang berdedikasi untuk mengembangkan praktik-praktik berkelanjutan dan mendukung pengembangan Pasar Karbon secara global. Melalui inisiatif seperti inFUSE Accelerator, Neyen bertujuan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan terhadap lingkungan dan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang inFUSE Accelerator dan acara mendatang, silakan lihat inFUSE Accelerator

Kontak Media:

Oliver Green

Pemasaran & Komunikasi

oliver.green@neyen.io

Neyen Consulting

Akhir Rilis
Bagikan Postingan:

Posting Terkait

https://neyen.io/cbam-at-full-force-the-mechanism-behind-the-mechanism/

CBAM Beroperasi Penuh: Mekanisme di Balik Mekanisme Tersebut

Mekanisme Penyesuaian Perbatasan Karbon Uni Eropa (EU’s Carbon Border Adjustment Mechanism) memaksa dibangunnya infrastruktur pengukuran emisi di seluruh rantai pasokan global — sekaligus menciptakan insentif fiskal terkuat hingga saat ini bagi Nilai Ekonomi Karbon di tingkat nasional. Rancangan peraturan pelaksana yang diterbitkan pada Mei 2026 kini mengindikasikan bagaimana Artikel 6 terintegrasi ke dalam arsitektur tersebut, dengan implikasi yang menjangkau jauh melampaui perbatasan Uni Eropa.

Baca Lebih Lanjut
Mobilisasi Modal Swasta berdasarkan Artikel 6: Peran Alat Pengurangan Risiko

Mobilisasi Modal Swasta berdasarkan Artikel 6: Peran Alat Pengurangan Risiko

Paris Agreement implementasi Artikel 6 Paris Agreement , muncul celah kritis: masuknya modal swasta yang masih berhati-hati. Meskipun ada komitmen politik, risiko dan kompleksitas regulasi menghambat investasi. Artikel ini menganalisis tantangan Artikel 6 kebutuhan akan instrumen pengurangan risiko untuk membuka akses modal swasta. Dengan mengatasi risiko otorisasi dan kebijakan, kita dapat mengubah upaya mitigasi menjadi aset yang dapat diinvestasikan. Temukan bagaimana tata kelola yang efisien dapat meningkatkan pembiayaan karbon dan mendorong partisipasi sektor swasta dalam tujuan iklim.

Baca Lebih Lanjut